Background Image

BE STRONG AND COURAGES
(Jadilah Kuat dan Berani)
Pdt. Dr. Leonardo A. Sjiamsuri, M.B.A.

Sebelum memasuki tanah Kanaan, Tuhan memberikan ujian yang cukup berat kepada bangsa Israel untuk dilewati, yaitu Tembok Yerikho yang sulit untuk diruntuhkan oleh kekuatan manusia.

Ada beberapa fakta penting tentang Tembok Yerikho:
- Tinggi: 12 – 15 meter
- Tebal: 1,5 – 2 meter
- Kota pertama yang harus ditaklukkan > Yarash
- Pertempuran pertama yang menentukan mental dan iman dalam perjalanan berikutnya.
Jika Anda sedang menghadapi tembok rintangan kehidupan, dan Anda bisa melewatinya bersama Tuhan, maka saya percaya Anda akan semakin bergairah untuk melanjutkan perjalanan yang mengasyikkan bersama Dia. Anda akan bersyukur bahwa tantangan itu akan membuat Anda semakin kuat.

6) Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. 7) Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. (Yosua 1:6-7)

New Living Translation (NLT):
6) “Be strong and courageous, for you are the one who will lead these people to possess all the land I swore to their ancestors I would give them. 7) Be strong and very courageous. Be careful to obey all the instructions Moses gave you. Do not deviate from them, turning either to the right or to the left. Then you will be successful in everything you do.”

Kita harus ingat bahwa keberanian yang kita miliki bukan karena pengalaman, uang, dan posisi kita, tetapi oleh karena kekuatan dari dalam yang berasal dari Tuhan. Kekuatan dan kemenangan kita hanya ada di dalam RUANG DOA kita. Kemenangan secara publik akan terjadi ketika kita lebih dulu mengalami kemenangan di ruang doa kita. Di tahun 2026 ini, doa, puji, dan sembah bukan hanya program belaka, tetapi merupakan sebuah panggilan Tuhan yang penting bagi gereja kita.

Kita juga harus kuat dan berani untuk maju terus ke depan, oleh karena ada firman yang kita miliki. Untuk terus maju ke depan, kita bukan hanya butuh untuk bersatu, tetapi kita butuh keterlibatan Tuhan. Jangan sampai kita menjadi gereja yang terus berjalan tanpa ada keterlibatan Tuhan. Kita perlu untuk terus bersandar pada kekuatan-Nya.

Dalam hal apa sajakah kita perlu menjadi kuat dan berani?
1. Mendengarkan dan menerima pesan firman Tuhan
Jangan anggap enteng firman Tuhan. Di dalam firman Tuhanlah terletak kekuatan kita. Ingat! Alkitab bukan sekadar cerita atau informasi. Alkitab adalah firman Tuhan.
2) Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. (Yosua 1:2)
1)Dalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau masuk. 2) Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: “Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.” (Yosua 6:1-2)

Yosua mendengar firman Tuhan bahwa Yerikho dan rajanya akan diserahkan ke tangannya. Secara fakta, sangat tidak mungkin untuk menyerbu kota Yerikho. Namun pada akhirnya, Yosua berhasil merebut kota Yerikho.

Ketika firman Tuhan datang, maka firman Tuhan itu punya kekuatan untuk mengubah fakta/realitas hidup kita, seperti yang Yosua alami. Firman Tuhan memiliki kekuatan yang menghidupkan. Apakah Anda mau percaya kepada firman Tuhan, sekalipun fakta hidup kita sangat berbeda dengan firman Tuhan tersebut?

2. Membuat persiapan sekarang
2) Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. (Yosua 1:2)

Jangan tunda-tunda! Kita harus membuat persiapan dari sekarang. Kita harus bisa mengalahkan kemalasan, kelambanan, dan masa bodoh. Kita harus bersiap untuk masuk ke dalam peperangan rohani. Ingat! doa puji, dan sembah merupakan bagian dari persiapan penting dalam menuju peperangan rohani. Kekuatan kita ada di dalam waktu doa kita bersama Tuhan.

You can also watch the sermon here


The Year of Movement & Miracles
 
Author
Pdt. Dr. Leonardo A. Sjiamsuri, MBA., M.Th,

Ps. Leonardo A. Sjiamsuri is the founder and senior pastor of Glory of Zion Church (Gereja Kemuliaan Sion) – Light to the Nations. He is also one of the founder and elder of Glory of Zion Church (Gereja Kemuliaan Sion). He got the vision from God to start and build Glory of Zion Church – Light to the Nations in 2006.